Tampilkan postingan dengan label mata kuliah basis data. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mata kuliah basis data. Tampilkan semua postingan

Kamis, 05 Mei 2011

Dasar Interbase/Firebird Database Server

III. Management Database

A. Via Command Line

Catatan :

Untuk membuka Command Line, pilih ‘Start->Run’, kemudian ketik ‘cmd’ (tanpa tanda petik) lalu klik tombol ‘Ok’.

Sebelum melakukan operasi pada Command Line, pertama-tama, tambahkan terlebih dahulu path lokasi instalasi Firebird kedalam Path system environtment computer anda. Untuk menambahkan Path Firebird kedalam Path system environtment, Lakukan langkah-langkah seperti dibawah ini :

1. Klik kanan pada icon ‘My Computer->Properties’ yang ada pada desktop atau dapat juga dengan meng-klik ‘Start->control Panel->System’.
2. Pilih Tab ‘Advanced’ dan klik ‘Environtment Variables’.



3. Pada Kotak ‘User Varibles for xxx’ (dimana xxx adalah nama computer anda), apabila variable ‘PATH’ belum ada, maka klik tombol ‘New’ dan masukkan ‘PATH’ (tanpa tanda kutip) pada isian ‘Variable Name’, dan lokasi directory bin Firebird (missal anda menginstal Firebird pada lokasi ‘C:\Program Files\Firebird\Firebird_2_0’, maka lokasi directory bin Firebird Server adalah ‘C:\Program Files\Firebird\Firebird_2_0\bin’ tanpa tanda kutip) anda pada isian ‘Variable Value’. Sedangkan bila variable ‘PATH’ sudah ada, klik ‘PATH’, kemudian tekan tombol ‘Edit’. Setelah itu, tambahkan lokasi directory bin Firebird Server pada kotak isian ‘Variable Value’. Ingat, untuk memisahkan variable value, gunakan semi colon (tanda titik koma) pada akhir PATH yang sudah ada, missal (c:\php;C:\Program Files\Firebird\Firebird_2_0\bin)



1) Management User

Secara default SuperUser pada IB/Fireberd adalah ‘sysdba’ dan password defaultnya adalah ‘masterkey’ (tanpa tanda kutip). Untuk alasan keamanan, ubahlah password SuperUser anda setelah instalasi IB/Firebird. Dalam melakukan operasi penambahan/pengubahan/penghapusan data user, dibutuhkan hak akses SuperUser atau user yang memiliki hak akses untuk menambah/mengubah/menghapus data yang ada pada table RDB$USERS pada database security2.fdb (pada firebird).

Dalam melakukan operasi management user, dibutuhkan program gsec.exe yang ada pada directory bin IB/Firebird. Untuk melakukan operasi ini, buka Command Line dan tulislah:

gsec -user A -pass B – C -pw D

Penjelasan :

· parameter –user A adalah user yang melakukan operasi. Dalam hal ini yang melakukan operasi adalah user yang bernama A.

· parameter –pass B adalah password user yang melakukan operasi. Dalam hal ini password A adalah B

· parameter C adalah operasi yang dikenakan pada user C dimana adalah operasi yang dilakukan.

Pilihan adalah :

* add untuk melakukan penambahan user ,
* mo untuk mengubah user (modify), dan
* del untuk menghapus user (delete).

Dalam hal ini, operasi yang dilakukan dikenakan pada user yang bernama C.

· Parameter –pw D adalah password yang digunakan oleh C dimana D adalah password dari C. parameter ini hanya diperlukan pada operasi penambahan dan pengubahan user saja. Untuk operasi penghapusan user, parameter ini tidak diperlukan.

Missal :

· Operasi untuk menambah user dengan nama user1 dan password pwuser1

gsec -user sysdba -pass masterkey -add user1 -pw user1

· Operasi untuk mengubah password user dengan nama user1 dan password barunya adalah user123

gsec -user sysdba -pass masterkey -add user1 -pw user1

· Operasi untuk menghapus user dengan nama user1

gsec -user sysdba -pass masterkey -del user1

2) Operasi Database

i) Membuat Database & Koneksi Database

Untuk membuat database, diperlukan program isql.exe yang ada pada directory bin IB/Firebird. Dalam pembuatan database, usahakan sebisa mungkin tidak menggunakan superuser (sysdba), karena sysdba memiliki control penuh pada IB/Firebird Server anda serta dapat melakukan apa saja pada server IB/firebird, termasuk merusak struktur, isi, serta data-data penting yang ada pada database anda. Gunakanlah sysdba hanya untuk management user saja.

Membuat Database

Untuk membuat database baru, bukalah terlebih dahulu Command Line, kemudian ketik ‘isql’ (tanpa tanda petik), lalu tekan enter.


Setelah muncul prompt SQL> , ketik

CREATE DATABASE ‘A’ page_size 1234 user ‘B’ password ‘C’;

Penjelasan :

* A adalah nama database beserta full path nya, missal : c:\data\test.fdb atau d:\my data\test.gdb
* 1234 adalah ukuran page size dari database. Nilai – nilai page size dapat diisi dengan 1024,2048,4096,8192,16384, dan kelipatannya. Secara default, ukuran dari page size adalah 1024.
* B adalah nama user yang membuat (pemilik) database.
* C adalah password user pembuat database.

Contoh:

CREATE DATABASE ‘c:\data\POS.fdb’ page_size 1024 user ‘user1’ password ‘user1’;

Kemudian klik Enter.

Maka akan terbentuk database bernama POS.fdb dengan lokasi di c:\data (di drive C pada directory data).

Koneksi ke Database

Untuk koneksi ke database, pada isql, ketik

CONNECT 'A' USER 'B' PASSWORD 'C';

Penjelasan :

· A adalah nama beserta lokasi lengkap (full path) dari database

· B adalah nama user yang akan melakukan koneksi kedalam database.

· C adalah password user yang akan melakukan koneksi.

Contoh :

CONNECT 'c:\data\POS.fdb' USER 'user1' PASSWORD 'user1';

ii) Backup/Restore

Backup dapat diartikan sebagai salinan dari file program atau dalam hal ini file database yang dibuat untuk memberi jaminan agar data yang ada tidak hilang atau terhapus apabila terjadi sesuatu pada file aslinya.

Sedangkan Restore dapat diartikan sebagai proses pengembalian file/data dari file backup yang dibuat sebelumnya untuk merecovery kerusakan file asli atau mengembalikan data file asli sesuai dengan isi data file asli saat dibuatnya file backup.

Untuk melakukan backup/restore database, diperlukan program gbak.exe yang ada pada directory bin IB/Firebird.

Secara umum untuk melakukan standard backup/restore, dapat dilakukan dengan mengeksekusi perintah berikut pada Command Line:

Gbak A –[b] B –user C –pas D

Penjelasan

Gbak adalah program yang dipanggil untuk melakukan operasi backup/restore

A adalah file input. Untuk backup, file inputnya berupa file IB/Firebird database (Extensinya : *.gdb | *.fdb | *.ib). Sedangkan untuk operasi restore inputnya berupa file backup (Extensinya : *.gbk | *.fbk | *.ibk).

[b] adalah operasi yang dilakukan. Operasi-operasi dalam penggunaan gbak adalah

-B(ACKUP_DATABASE) backup database ke dalam file

-BU(FFERS) override page buffers default

-C(REATE_DATABASE) membuat database dari backup file

-CO(NVERT) backup external files sebagai tabel

-E(XPAND) tanpa kompresi data

-FA(CTOR) blocking factor

-G(ARBAGE_COLLECT) mencegah data sampah

-I(NACTIVE) mematikan indek saat restore

-IG(NORE) mengabaikan bad checksums

-K(ILL) restore tanpa membuat shadows

-L(IMBO) abaikan transaksi dalam limbo

-M(ETA_DATA) hanya backup metadata

-MO(DE) "read_only" or "read_write" access

-N(O_VALIDITY) tidak merestore kondisi validitas database

-NT Format backup file Non-Transportable

-O(NE_AT_A_TIME) restore satu tabel saja

-OL(D_DESCRIPTIONS) simpan deskripsi metadata yang lama

-P(AGE_SIZE) override page size default

-PAS(SWORD) Firebird password

-R(ECREATE_DATABASE) [O(VERWRITE)] membuat (atau mengganti bila OVERWRITE digunakan) database from backup file

-REP(LACE_DATABASE) mengganti database dari file backup

-RO(LE) Firebird SQL role

-SE(RVICE) gunakan manager service

-T(RANSPORTABLE) transportable backup-data dlm format XDR

-USE_(ALL_SPACE) tanpa membuat cadangan untuk versi record

-USER Firebird user name

-V(ERIFY) laporkan tiap aksi yang diambil

-Y redirect/suppress status message output

-Z cetak version number

Contoh :

Backup :

Gbak c:\POS.fdb –b c:\POS_2007_aug_16.fbk –user user1 –pas user1

Perintah diatas akan membuat file backup yang bernama POS_2007_aug_16.fbk yang terletak di drive c:\ dari file database yang bernama POS.fdb yang terletak pada drive c:\. Operasi backup ini dilakukan oleh user1 dengan password dari user1 adalah user1.

Restore :

Gbak c:\POS_2007_aug_16.fbk –c c:\POS_Restore.fdb –user user1 –pas user1

Perintah diatas akan membuat file database yang bernama POS_Restore.fdb yang terletak pada drive c:\. Dimana POS_Restore.fdb ini dibuat dari backup file bernama POS_2007_aug_16.fbk yang terletak di drive c:\. Operasi ini dilakukan oleh user yang bernama user1 dengan passwordnya adalah user1 juga.

3) Domain

Domain dapat diartikan sebagai suatu tipe data global dalam suatu database IB/Firebird. Sebenarnya, domain merupakan tipe data standar yang mengalami kostumisasi sesuai dengan kebutuhan. Misal, untuk membuat standarisasi pengkodean dengan tipe karakter dengan panjang 9 karakter, maka dapat dibuat domain khusus untuk pengkodean dengan panjang 9 karakter tanpa harus mendeklarasikan ulang pendefinisian panjang dan tipe datanya tiap kali mendefinisikan kolom yang sama (terutama untuk secondary key pada tabel detail).

Deklarasi umum domain adalah sebagai berikut:

CREATE DOMAIN nama_domain AS tipe_data DEFAULT nilai_default CHECK [pembatasan_nilai]

Nama_domain adalah nama dari domain yang akan dibuat.

Tipe_data adalah tipe data domain. Tipe-tipe ini dapat bernilai :

Smallint

Integer

Bigint (Firebird v.2.0.1 keatas)

Float

Double Precission

Date

Time

Timestamp

Decimal

Numeric

Char

Varchar

Blob

referensi mas blogger

Kamis, 28 Oktober 2010

BASIS DATA

Basis data atau database
Kumpulan dari item data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya yang diorganisasikan berdasarkan sebuah skema atau struktur tertentu, tersimpan di hardware komputer dan dengan software untuk melakukan manipulasi untuk kegunaan tertentu Ada juga yang mendefinisikan basis data adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut
Alasan Perlunya Database
· Basis data merupakan salah satu komponen penting dalam system informasi, karena merupakan dasar dalam menyediakan informasi.
· Basis data menentukan kualitas informasi : akurat, tepat pada waktunya dan relevan. Informasi dapat dikatakan bernilai bila manfaatnya lebih efektif dibandingkan dengan biaya mendapatkannya.
· Basis data mengurangi duplikasi data (data redudancy).
· Dengan mengaplikasikan basis data hubungan data dapat ditingkatkan.
· Basis data dapat mengurangi pemborosan tempat simpanan luar.
Bahasa basis data
Bahasa basis data terdiri atas
Data Definition Language (DDL), merujuk pada kumpulan perintah yang dapat digunakan untuk mendefinisikan objek – objek basis data, seperti membuat sebuah tabel basis data atau indeks primer atau sekunder.
Data Manipulation Language (DML), mengacu pada kumpulan perintah yang dapat digunakan untuk melakukan manipulasi data, seperti penyimpanan data ke suatu tabel, kemudian mengubahnya dan menghapusnya atau hanya sekedar menampilkannya kembali.
Objektif Basis Data
Secara lebih lengkap, pemanfaatan basis data dilakukan untuk memenuhi sejumlah tujuan (objektif) seperti berikut
a. Kecepatan dan kemudahan (Speed)
b. Efisiensi ruang penyimpanan (Space)
c. Keakuratan (Accuracy)
d. Ketersediaan (Avaibility)
e. Kelengkapan (Completeness)
f. Keamanan (Security)
g. Kebersamaan pemakaian (Sharability)

system basis data
1.hardware
seperti contoh flasdisk,monitor,hardisk dll.
2.system operasi
seperti contoh windows,DOS,unix,linux dll
3.database
seperti contoh mySQL,acces dll
4.applikasi(GUI)
seperti contoh delphi,pascal,j2me dll
5.user
6.optional(applikasi pendukung)
seperti contoh office,pdf dll


SQL (Structured Query Language)
SQL adalah bahasa yang digunakan untuk berkomunikasi dengan database. Menurut ANSI (American National Standards Institute), bahasa ini merupakan standar untuk relational database management systems (RDBMS):
Pernyataan-pernyataan SQL digunakan untuk melakukan beberapa tugas seperti : update data pada database atau menampilkan data dari database. Hampir semua software database mengimplementasikan bahasa SQL sebagai komponen utama dari produknya, salah satunya MySQL.
MySQL
Untuk melakukan administrasi dalam basis data MySQL, dapat menggunakan modul yang sudah termasuk yaitu command-line (perintah: mysql dan mysqladmin). Juga dapat di-download dari situs MySQL yaitu sebuah modul berbasis grafik (GUI): MySQL Administrator dan MySQL Query Browser. Selain itu terdapat juga sebuah perangkat lunak gratis untuk administrasi basis data MySQL berbasis web yang sangat populer yaitu phpMyAdmin. Untuk perangkat lunak untuk administrasi basis data MySQL yang dijual secara komersial antara lain: MySQL front, Navicat dan EMS SQL Manager for MySQL

Perintah dasar MySQL
Bahasa SQL memiliki struktur yang mudah dipahami karena perintah – perintahnya pada dasarnya dibuat dari bahasa Inggris. Sehingga kita dapat melakukan perintah – perintah SQL ke dalam database MySQL, yaitu
a. Memasukkan atau menambah record baru ke dalam database.
b. Mengeksekusi query database
c. Mengambil data dari database
d. Mengubah record pada database
e. Menghapus record pada database

Perintah SQL dapat diketik dengan huruf besar atau kecil (non case sensitive). Setelah selesai mengetik perintah di MySQL harus diakhiri dengan tanda titik koma sebagai penanda akhir dari perintah MySQL. Perintah SQL dapat diketik dengan huruf besar atau kecil (non case sensitive). Setelah selesai mengetik perintah di MySQL harus diakhiri dengan tanda titik koma sebagai penanda akhir dari perintah MySQL.